Telaah bentuk-bentuk citraan dan majas dalam puisi “Sajak Putih” karya Chairil Anwar dan “Hujan Bulan Juni” karya Sapardi Djoko Damono
Kata Kunci:
imagery, figurative language, poetry, comparative literatureAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan penggunaan citraan dan majas dalam puisi “Sajak Putih” karya Chairil Anwar dan “Hujan Bulan Juni” karya Sapardi Djoko Damono dengan menggunakan pendekatan sastra bandingan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa teks kedua puisi tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat. Adapun analisis data menggunakan teknik analisis isi dengan mengklasifikasikan jenis citraan, majas, dan menafsirkan fungsinya berdasarkan kajian stilistika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua puisi menggambarkan citraan visual, auditori, dan kinestetik yang sama. Tidak hanya itu, kesamaan lainnya terletak pada penggunaan majas metafora dan personifikasi sebagai unsur pembangun makna. Namun demikian, puisi “Sajak Putih” cenderung menampilkan citraan dan majas yang intens dan ekspresif untuk merepresentasikan dinamika emosional cinta. Adapun puisi “Hujan Bulan Juni” menghadirkan citraan alam dan majas yang lebih halus dan simbolik untuk menggambarkan cinta yang tenang dan penuh kesabaran.


